SpeakingHackathon Pitch Presenter

Minggu, 5 November 2023

Hackathon Pitch Presenter

Mewakili kampus di ajang Hackathon CyberTech 2023. Berkompetisi 24 jam nonstop, merancang platform SaaS bernama Konekin, dan menjadi pitch presenter di hadapan para juri.

Politeknik Negeri Padang

14.18 WIB

Cover Hackathon CyberTech Politeknik Negeri Padang 2023
Pitching presentation
Pitching presentation
Foto bersama
Foto bersama

Mewakili Kampus di Hackathon

Pada tanggal 5 November 2023, saya bersama empat rekan satu tim mewakili Program Studi Teknik Informatika dalam ajang Hackathon CyberTech yang diselenggarakan di Politeknik Negeri Padang. Kami mengikuti kompetisi ini di bawah bimbingan Bu Anisya, dengan total dua tim yang mewakili program studi kami. Tim saya terdiri dari lima orang: saya, Vero, Erlan, Yusuf, dan Ramvi.

Membangun Konekin

Dalam tim, saya berperan sebagai UI/UX Designer, yang tidak hanya bertanggung jawab merancang pengalaman pengguna, tetapi juga membantu menyusun alur presentasi produk. Tema hackathon saat itu adalah "Building Community Through Digital Solution", sehingga kami mengembangkan sebuah konsep platform SaaS bernama Konekin.

Konekin dirancang sebagai platform untuk membantu individu maupun kelompok yang ingin membangun startup mereka sendiri. Fokus utamanya adalah menyediakan mentorship, sumber daya, dan jaringan yang dibutuhkan agar sebuah ide tidak hanya berhenti sebagai ide, tapi bisa berkembang menjadi produk yang nyata.

Tantangan 24 Jam Non-Stop

Setelah sesi pembukaan, hackathon dimulai sekitar pukul 11 siang dan berlangsung selama 24 jam non-stop. Bagi kami yang memang sudah terbiasa menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar laptop, ritme seperti ini sebenarnya bukan tantangan baru.

Tantangan sebenarnya justru ada pada bagaimana membangun sebuah solusi dari nol dalam waktu yang sangat terbatas, sekaligus memastikan ide yang kami bawa tetap relevan dengan tema kompetisi. Waktu seolah berjalan lebih cepat saat kita dikejar deadline.

Maju Sebagai Pitch Presenter

Ketika waktu presentasi tiba, teman-teman mempercayakan saya untuk menjadi pitch presenter dan mempresentasikan Konekin di hadapan para juri. Sejujurnya, hasil yang kami tampilkan saat itu belum benar-benar maksimal karena seluruh proses kami bangun dari awal selama hackathon berlangsung.

Sementara itu, beberapa tim lain terlihat sudah datang dengan persiapan yang jauh lebih matang. Bahkan ada tim yang sudah memanfaatkan bantuan kecerdasan buatan (AI) dalam proses pengembangannya. Saat itu kami sempat berpikir bahwa kami juga seharusnya bisa memanfaatkan pendekatan serupa agar waktu yang tersedia dapat digunakan jauh lebih efektif.

Pengalaman yang Jauh Lebih Berharga

Meski pada akhirnya kami belum berhasil membawa pulang gelar juara, kompetisi ini menjadi salah satu pengalaman yang paling berkesan bagi saya. Bekerja intensif selama 24 jam bersama tim, berdiskusi, menyelesaikan masalah di bawah tekanan, hingga akhirnya mempresentasikan hasil kerja kami memberikan banyak pelajaran yang tidak bisa didapatkan di ruang kelas.

Mungkin kami memang pulang "hanya" membawa sertifikat peserta, tetapi pengalaman kolaborasi, proses berpikir, dan atmosfer kompetisinya menjadi bekal yang sangat berharga untuk perjalanan saya sebagai seorang designer dan developer ke depannya.

More Speaking

View all speaking